Pininfarina mendesain mobil Enzo Ferrari yang desainnya benar-benar berbeda dari desain-desain mobil-mobil sport pendahulunya seperti Ferrari GTO, F40 dan F50. Dengan kata lain, mobil ini dibuat dan dikembangkan dengan melihat ke masa depan.

 

 

Selama proyek pengembangan ini, para engineer mengenkapsulasikan hubungan visual dengan dunia mobil balap Formula 1, dimana Enzo memakai teknologinya, termasuk kekompakan body dan bobotnya yang ringan, dengan menghilangkan sayap aerodinamis belakang yang merupakan sebuah fitur dari mobil-mobil sport Ferrari sebelumnya.

 

Hasilnya sangat kompleks, bentuk-bentuk lekukan mobil ini dapat diinterpretasikan dari berbagai sudut pandang. Bagian depan, terdapat dua buah air intakes untuk radiator dan dibagian tengahnya yang ditinggikan yang merupakan interpretasi dari hidung mobil balap Formula 1.

 

Cluster lampu, dengan modul xenon ganda longitudinal memberi suatu keistimewaan tersendiri. Bagian samping Enzo kontras dengan bentuk sayap yang menutupi bagian luar roda, dengan bagian tengah yang menyempit dan cembung, yang disebut F1 "belly".

 

Bagian belakang terlihat agak sedikit terangkat dengan slide aerodinamis yang menempel di bagian bawah body. Bentuk atap yang menurun dan meruncing sangat kompak, memenuhi hukum optimisasi aerodinamika. Dengan tidak adanya sayap belakang membuat mobil ini terlihat makin kompak. Pintu gull-wing digantung di atap dan sayap depannya seperti mobil balap Ferrari yang terkenal~Ferrari 512 M.

Penggunaan bahan-bahan komposit untuk pengerjaan body dengan komponen panel-panel yang dibuat dari carbon fibre dan alumunium honeycomb membuat berat rangka bodinya tetap terjaga seminimal mungkin dan membuat bentuknya menjadi lebih ringkas. Sebuah keseimbangan yang sempurna antara teknologi dengan styling.