Dalam proyek F140, gearbox belakang dipasang secara langsung dengan mesin oleh sebuah elemen yang berhubungan dengan tanki oli, pasangan gear yang menyiku, dan differensial self-locking.

 

Sesuai dengan target performa mobil tersebut, unit gearbox hanya dikembangkan pada versi Formula 1. Pergantian gigi sepenuhnya dipercayakan pada sistem elektrohidrolik yang mengaktifkan gearbox dengan persneling. Kontrol pergantian gigi diatur secara elektronik dan diaktifkan oleh dua buah padel yang diletakkan dibelakang roda kemudi, yang dapat memodifikasi torsi mesin dan dinamika mesin.

 

Proyek mobil ini didesain untuk memberikan performa sporty ekstrim dengan mengadopsi triple cone synchronisers pada keenam tingkat kecepatan. Pelumasan pun diharuskan, dengan sebuah pompa besar dan tingkat oli yang lebih rendah dapat mengurangi losses yang diakibatkan oleh ventilasi atau guncangan. Arsitektur dengan tiga bearing menjamin kopling gigi yang optimal walaupun pada kondisi torsi mesin yang tinggi. Persneling pelat ganda dengan rumah alumunium berdiameter 215 mm juga mempercepat dinamika dan sinkronisasi mesin.

  Performa

Tujuan utama proyek Enzo pada gearbox dan sistem transmisi adalah memotong waktu pergantian gigi.

 

Penurunan waktu perpindahan gigi sampai sebesar 150 ms pada penggunaan mode sport.

 

Tuas persneling F1 terbuat dari bahan karbon fiber, dengan bentuk dan ukuran yang dioptimalkan. Kedua tuas persneling tersebut dibuat simetris dengan memindahkan tombol indikator arah ke roda kemudi.
    

 

Tombol pergantian gigi dipasang pada roda kemudi, dengan dua mode pergantian gigi yang berbeda, mode sport dan race, begitu juga dengan tombol pilihan untuk mundur. Setiap mode terdapat software pengontrol yang terintegrasi untuk mengontrol damping dan traksi (ASR).

 

Pada mode balap (RACE), dengan ASR yang dinon-aktifkan, strategi Launch Control yang diambil dari teknologi mobil balap Formula 1 juga tersedia, sehingga pengemudi dapat melakukan start dengan kondisi grip yang baik. Pengemudi mobil ini dapat menginjak pedal rem sambil menggunakan pedal gas untuk memilih kecepatan mesin yang diinginkan. Ketika pedal rem dilepaskan, persneling menutup dengan sangat cepat untuk memperoleh torsi yang maksimum.

 

Sistem yang diatur oleh Ferrari untuk transmisi mobil Formula 1-nya ditampilkan di tengah panel instrumen, sehingga pengemudi dapat selalu memperoleh informasi yang lengkap dan akurat mengenai kondisi mesin dan kecepatan yang dicapai.