
|
Mesin Enzo Ferrari (yang dikenal dengan kode proyek
F140) adalah sebuah mesin 12 silinder dengan sudut 65°-V.
Total kapasitas silinder mesin V-12 ini sebesar 5.998 cc, dengan
desain yang benar-benar baru yang diambil dari pengalaman yang
didapat dari mobil balap Formula 1, dan memiliki beberapa fitur
teknis yang unik.
|

|
Desain
head silindernya diadopsi langsung dari mesin Formula 1: the "pentroof-type"
combustion chamber, dengan empat katup di tiap silindernya., ditambah
lagi inlet dan saluran pembuangan yang didesain untuk memaksimalkan
koefisien pembuangan dan kecepatan kombusi. Kotak silindernya terbuat
dari alumunium dengan press-fitted sleeve yang dilapisi nicasil, dengan
tujuh bearing utama, dengan jarak interval sleeve 104 mm. Con rod mesinnya
terbuat dari bahan titanium, desain piston baru, crankshaft yang lebih
ringan, dan kepala silinder yang memiliki 4 katup dengan efisiensi cairan
dinamik yang tinggi, sebuah struktur baru untuk meningkatkan kekuatan,
dan sebuah layout pembuangan oli yang berbeda.
|
Timing gear memberikan
fitur 4 overhead camshaft, kontrol katup langsung, dan tapet hidrolik,
Seluruhnya terantai dengan transmisi pusat pada triple gearing.
Timing inlet dan manifold knalpot bervariasi. Dengan adanya sistem
tekanan hidrolik yang diaktifkan oleh unit kontrol mesin, dapat
mengurangi tingkat kebisingan mesin.
Sistem
pelumasan yang digunakan juga menggunakan sistem pelumasan mobil
balap Formula 1 pada bearing dan pada rangkaian cadangan oli untuk
meningkatkan efisiensi.
|
 |
Geometri inlet manifold yang variabel juga
diambil dari teknologi mobil balap Formula 1 dengan sebuah sistem telescopic
derivation cones kecil, yang dikombinasikan dengan aplikasi mesin V12,
dengan timing gear variabel dan dengan peningkatan variabel secara kontinu
pada keempat camshafts, dan sebuah unit kontrol bertekanan tinggi.
Manajemen mesin secara elektronik juga
diterapkan pada setiap baris silinder dengan menggunakan sebuah unit
Bosch Motronic ME7 yang mengontrol sistem injeksi PFI, katup throttle,
dan koil tunggal pada setiap busi. Enam sensor ketukan ditempatkan pada
crankcase untuk memastikan kontrol ketukan mesin.
Aplikasi mesin yang diturunkan dari Formula
1 membuat mesin ini dapat mengeluarkan kemampuan tenaganya secara spesifik
pada tingkat yang sangat tinggi yaitu 110 bhp/liter.
